Home arrow Articles arrow Health arrow Pecahkan Masalah dengan Tidur
Newsflash

Kini dibuka kembali kelas Reguler, silahkan hubungi (021) 9310.0374 / (021) 919.888.82 / (021) 9369.8077. Periode 66 mulai efektif dibuka per 01 Septemberi 2011.

 
Main Menu
Home
- - - - - - -
Taekwondo School
Special Course
Taekwondo Trip
Event Organizer
- - - - - - -
About Us
Contact Us
BOM
IOSTA
- - - - - - -
Gallery
Articles
Links
News
FAQs
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday79
mod_vvisit_counterYesterday111
Who's Online
We have 16 guests online
Login Form





Lost Password?
powered_by.png, 1 kB

Pecahkan Masalah dengan Tidur Print E-mail

VIVAnews - Saat sedang memiliki masalah, dan otak terasa buntu untuk mencari jalan keluar, cobalah untuk tidur. Penelitian menemukan seseorang bisa berpikir dari berbagi sudut pandang setelah tidur. Selain itu, jika muncul mimpi, kemampuan menangani masalah pun menjadi lebih baik.

Para ilmuwan percaya bahwa merenungkan masalah sering mengarah ke solusi, tetapi bahwa efek itu meningkat ketika orang memasuki fase tidur yang dikenal sebagai Rapid Eye Movement (REM). Mereka percaya bahwa terjadi REM dominan sebelum kita tidur. Hal itu membantu otak membuat hubungan antara subjek yang tidak terkait.

Seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu 24 April 2010, peneliti menyimpulkan REM adalah hal penting untuk mengasimilasi informasi baru ke dalam pengalaman masa lalu.

Hal ini akan mendatangkan solusi-solusi kreatif untuk mengatasi masalah. Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Sara Mednick, seorang psikiater di University of California, melibatkan 77 orang dewasa yang diberi permainan kata kreatif di pagi hari.

Peserta ditunjukkan beberapa kelompok tiga kata (seperti kue, jantung, enam belas) dan diminta untuk menemukan empat kata yang dapat dihubungkan dengan tiga kata (seperti manis). Kemudian dalam beberapa hari setelah diperbolehkan dan dimonitor menggunakan pemindai otak untuk melihat kualitas tidur, mereka diberikan permainan baru, tetapi sejenis.

Untuk pekerjaan yang sama, waktu tidur memungkinkan mereka untuk membuat otak berpikir dan menghasilkan solusi yang lebih bervariasi dan lebih baik. Tetapi untuk tugas-tugas baru, setelah tidur kemampuan mereka mengatasi masalah meningkat hingga hampir 40 persen.

"REM secara khusus membantu seseorang mendapatkan solusi atas sebuah masalah. Caranya dengan membiarkan otak menyambungkan ide-ide yang belum terkait," kata profesor Mednick. (jno)

Sumber : VIVAnews.com

 
Sponsored Links
Sponsored Links
Copyright © 2012 TaekwondoTETA.com|Taekwondo Jakarta|Taekwondo Indonesia|Taekwondo Korea. All Rights Reserved.
OwnBizz : Taekwondo TETA Logo and TETA Divisions are trademarks of Taekwondo TETA School.