Home arrow Articles arrow Health arrow Agar Tak Terlihat 12 Tahun Lebih Tua
Newsflash

Kini dibuka kembali kelas Reguler, silahkan hubungi (021) 9310.0374 / (021) 919.888.82 / (021) 9369.8077. Periode 66 mulai efektif dibuka per 01 Septemberi 2011.

 
Main Menu
Home
- - - - - - -
Taekwondo School
Special Course
Taekwondo Trip
Event Organizer
- - - - - - -
About Us
Contact Us
BOM
IOSTA
- - - - - - -
Gallery
Articles
Links
News
FAQs
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday74
mod_vvisit_counterYesterday111
Who's Online
We have 19 guests online
Login Form





Lost Password?
powered_by.png, 1 kB

Agar Tak Terlihat 12 Tahun Lebih Tua Print E-mail

VIVAnews - Gaya hidup tak sehat mengakibatkan penuaan dini. Sebuah studi menemukan bahwa kombinasi empat gaya hidup tak sehat yakni merokok, pola makan buruk, kurang olahraga, dan minum alkohol berlebihan mempercepat kerusakan tubuh sehingga menjadi 12 tahun lebih tua. Risiko kematiannya pun makin besar.

Studi terbaru yang dipublikasikan dalam Archives of Internal Medicine menemukan, lebih dari enam persen orang dewasa di Inggris hidup dengan empat perilaku buruk. Berarti, sekitar 2,8 juta warga Inggris memiliki risiko kematian lebih awal.

Simpulan studi yang melibatkan 5.000 orang dewasa di Inggris menjelaskan, sepertiga dari mereka yang merokok, minum berlebihan, memiliki pola makan buruk, dan tidak berolahraga meninggal, dalam jangka waktu 20 tahun penelitian. Sedangkan orang dengan satu atau dua kebiasaan buruk berisko lebih kecil. Penyebab terbesar kematian dini adalah penyakit jantung dan kanker.

Satu perilaku gaya hidup tidak sehat meningkatkan risiko mati sebesar 85 persen. Dua perilaku meningkatkan risiko dua setengah kali lipat, tiga perilaku berpotensi risiko tiga seperempat dan keempat perilaku menyebabkan risiko naik tiga setengah kali lipat dibandingkan dengan mereka yang memiliki gaya hidup sehat.

Dr Elisabeth Kvaavik dari Universitas Oslo Norwegia mengatakan, kebiasaan buruk dan perilaku kesehatan secara spesifik berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler, kanker, dan kematian dini. "Perilaku dan gaya hidup cenderung memiliki dampak yang cukup besar, baik pada tingkat individu maupun populasi," katanya seperti dikutip dari MSNBC.

Dia menyarankan agar mengubah gaya hidup secara bertahap daripada harus melakukan semuanya sekaligus. "Pada usia berapapun, menjauhi kebiasaan buruk dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker dan kematian dini. "Artinya semakin sehat gaya hidup yang Anda terapkan, semakin kecil risiko terkena penyakit jantung dan peredaran darah," Ellen Mason, perawat jantung senior British Heart Foundation, menambahkan.

Sumber : VIVAnews.com

 
Sponsored Links
Sponsored Links
Copyright © 2012 TaekwondoTETA.com|Taekwondo Jakarta|Taekwondo Indonesia|Taekwondo Korea. All Rights Reserved.
OwnBizz : Taekwondo TETA Logo and TETA Divisions are trademarks of Taekwondo TETA School.